Untuk pertama kalinya dalam sejarah, wisuda mahasiswa seluruh dunia dilaksanakan secara virtual karena pandemi covid-19, termasuk Universitas Negeri Padang (UNP).
Pada wisuda UNP periode 119, Minggu, 21 Juni 2020 lalu, Rektor UNP mewisuda 899 mahasiswa program doktor, magister, sarjana, dan diploma secara daring lewat UNP video streaming.
Setelah pelaksanaan wisuda selesai, banyak wisudawan yang mempertanyakan tentang ijazah mereka. Hal ini karena Rektor UNP mengatakan akan memberikan ijazah pada hari wisuda.
Keluhan tersebut disampaikan oleh salah satu Wisudawan dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Julia Fitri. Ia mengatakan bahwa ijazah akan dikirim ke email masing-masing wisudawan. Selain itu, Juli juga mendapatkan informasi dari temannya bahwa ijazah sudah bisa dicetak hari Senin tanggal 13 Juli 2020.
"Itu berdasarkan screenshot percakapan mahasiswa FIK dengan Pak Rektor," jelasnya via WhatsApp, Jumat (17/7).
Sebelumnya Juli juga telah menghubungi Kepala Biro Bagian Akademik Kemahasiswaan (BAK), Drs. Yushamdi pada Selasa malam (14/7). Ia mengatakan bahwa ijazah wisudawan masih diproses di sistem digital dan diperkirakan selesai seminggu lagi.
Sama halnya dengan Juli, wisudawan Prodi Kimia NK, Fauziah Rahma Yasin mendapatkan kabar bahwa pembagian ijazah akan dilakukan secepatnya, tetapi Ia belum mendapat kepastian terkait itu. Ia juga sudah dua kali menemui pihak BAK dan mengatakan bahwa akan dikirim di portal wisuda, sedangkan portal wisuda tidak bisa diakses.
"Akan dibagikan ke jurusan masing-masing dalam waktu dekat, tapi sampai sekarang belum ada kabar," jelasnya via WhatsApp, Minggu (12/7).
Setelah Ganto mengonfirmasi kepada Kepala Biro BAK, Drs. Yushamdi di ruangannya, Ia mengatakan bahwa ijazah tersebut sedang proses digitalisasi dan diperkirakan selesai satu minggu ke depan. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa wisudawan harus menyelesaikan TOEFL nya. Hal ini karena banyak wisudawan yang belum menyelesaikan persyaratan wisuda tersebut.
"Nanti ada pengumumannya. Untuk cetaknya diambil di fakultas masing-masing dan pdf akan dikirim ke website wisuda," jelasnya, Jumat (17/7).
Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D. juga menyampaikan kepada Ganto bahwa ijazah tersebut sedang divalidasi oleh Peruri. Ia mengatakan bahwa kerjasamanya dengan Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) terkait sistem legalitas tanda tangan digital belum siap
Komentar (0)