Dulu Padang merupakan salah satu kota yang terpandang, banyak orang ingin sekolah di kota ini. Tapi sekarang semua berubah. Hal ini disampaikan penulis buku Padang di Persimpangan Jalan?, Ir. H. Walneg S. Jas. MM pada acara Bedah Buku dan Dialog Kampus, Selasa (17/4). Turut hadir pula sebagai pembedah, Prof. Dr. Mestika Zed, MA. Lebih lanjut Walneg mengharapkan dengan hadirnya buku ini, akan menginspirasi bagi masyarakat kota Padang. "Melihat dari sejarah yang ada, harapan saya Padang bisa mengulang masa keemasannya dulu," ungkapnya.
Sementara itu, Mestika Zed menilai bahwa kajian evaluasi dengan perkembangan kota Padang sudah tergambar di dalam buku yang diterbitkan oleh PT. Visi Media Nusantara tahun ini. Namun, penulis cenderung melupakan apa yang salah dan siapa yang harus bertanggung jawab. "Buku ini cukup membuat kita sadar, namun masih kurangnya destriminatur dan data yang disajikan," jelas Mestika, Selasa (17/4).
Acara tersebut terselenggara atas kerja sama Surat Kabar Kampus Ganto dengan penulis buku Padang di Persimpangan Jalan?, Ir. H. Walneg S. Jas. MM. Acara yang dilaksanakan di gedung T 15 dan T 16 tersebut diikuti sebanyak 120 peserta. Peserta berasal dari mahasiswa UNP dan tergabung berbagai jurusan. Salah satu peserta dari jurusan Kimia, Syukrya Ningsih mengatakan acara bedah buku tersebut sangat bermanfaat baginya. Selain dapat gambaran Padang masa lalu, peserta juga mendapatkan inspirasi bagaimana seharusnya Padang ke depannya. "Peserta diberi pikiran gagasan mengenai kota Padang di masa depan," ungkapnya, Selasa (17/4). Duni
Komentar (0)