Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling angkatan 2017 IAIN menghadirkan Anggota DPD RI, Hj. Emma Yohanna sebagai pemateri dalam seminaronline"BukittinggiCounseling National Conference"pada Kamis (14/5) melalui grup whatsapp.
Ia mengirimkan materi mengenai Pendekatan Islam Mencegah Dampak Psikologis Pandemi Covid-19. Ia juga menjelakan cara-cara menyikapi virus/wabah sesuai ajaran Islam. Pertama yaitu dengan memelihara diri. Seperti dalam Alquran Surat Al-Anfal ayat 25 yang artinya "Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang zalim saja diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaannya."
Kedua, dengan mendahulukan keselamatan nyawa. Kita dianjurkan untuk tetap beribadah, namun harus menjaga keselamatan diri dan orang lain. Sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) 14/2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi pandemi covid-19. Adapun salah satupoint-nya adalah setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang diyakini dapat menyebabkan terpapar penyakit, karena hal itu merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama.
Selain itu, Nabi Muhammad saw menganjurkan untuk tinggal di rumah daripada ke masjid karena wabah menakutkan. Seperti dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, "Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu."
Dalam paparan materi tersebut juga dijelaskan tentang pendekatan Islam dalam mencegah covid-19 yaitu dengan meminta perlindungan kepada Allah swt, berusaha melakukan penjegahan, bertawakal, dan berkeyakinan kesembuhan dari Allah swt.
Komentar (0)