Zulhendra menyarankan bahwa jika ingin tahu seputar beasiswa (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) LPDP maka langkah pertama adalah unduh buku panduan beasiswa LPDP di situs LPDP. "Untuk masalah teknis, dari administrasi sampaiinterviewbertanyalah padaawardeeLPDP terbaru karena kadang kebijakan untuk tiap tahunnya berbeda" jelasnya, Sabtu (9/5).
Saran tersebut disampaikan Zulhendra ketika menjadi pemateri pada kegiatan Seminar AkademikOnlineyang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Padang melalui grupwhatsAppSeminar Akademik 2020, Sabtu (9/5).
Zulhendra menjelaskan terdapat dua jalur penerimaan beasiswa LPDP, yaitu jalur reluger dan jalur afirsmasi. Jalur reguler diperuntukan bagi semua orang yang memenuhi kriteria penilaian, sedangkan jalur afirmasi diperuntukan bagi mahasiswa daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T), mahasiswa berprestasi, mahasiswa peraih bidikmisi S1, dan juga warga dari keluarga kurang mampu.
Lanjutnya, masing-masing jalur memiliki standar khusus yang perlu digali kepada peraih beasiswa tersebut. Bertanya kepada banyak orang bisa menjadi kunci sukses ketika akan melakukaninterview,misalnya kepada beberapa dariawardeeLPDP.
Zulhendra juga menyampaikan bahwa ditahun-tahun sekarang, sudah tidak ada lagi esai tentang "kontribusiku untuk Indonesia". Esai tersebut diubah menjadi tulisan seputar hal "yang sudah, sedang, dan yang akan dilakukan untuk Indonesia".
Zulhendri juga mengatakan bahwa aktif organisasi dan ikut serta menjadivolunteerakan berguna untuk penilaian esai terkait "yang sudah dan sedang dilakukan untuk Indonesia", "sedangkan untuk penulisan esai 'yang akan dilakukan' itu sebaiknya berkonsultasi padaawardeeyang satu jurusanatau satu tujuan dengan kita" tutupnya.
Komentar (0)