Himpunan Mahasiswa Perpustakaan dan Informasi Indonesia (HMPII) se-Sumatera mengadakan kegiatan Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Reuni Akbar.
Acara dibuka dengan seminar perpustakaan dengan tema "Pustakawan Muda: Inovasi dan Perubahan Perpustakaan Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0" dengan pemateri Pustakawan Ahli Madya Perpustakaan Bung Hatta, Dra. Nurjani, M.Si., di Teater Mursal Esten Fakultas Bahasa dan Seni Universita Negeri Padang, Rabu (4/3).
Acara dimulai dari hari Rabu-Sabtu (4-7/3) dan dihadiri oleh delegasi dari beberapa perwakilan universitas dan institut di Sumatra.
Ketua Pelaksana, Zal Asfi Koto mengatakan bahwa tujuan Muswil dan Reuni Akbar adalah mengevaluasi dan membaca agenda visioner, membangun konsolidiasi dan orgnisasi, serta penepatan struktur keanggotan HMPII.
"Ada sebanyak 29 perwakilan dari berbagai kampus," jelasnya. Delegasi tersebut 5 orang dari Aceh, 4 orang dari Universitas Sumatra Utara, 1 orang dari Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, dari Universitas Lancang Kuning Riau 4 orang, dari Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 6 orang, dari Universitas Islam Negeri Raden Patah Palembang 3 orang, Universitas Bengkulu 4 orang, dan dari Universitas Lampung 2 orang.
Selanjutnya Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Yeni Hayati, M. Hum., mengatakana bahwa dalam mengangkatkan sebuah acara jika yakin pasti bisa menjalaninya. Ia juga mengungkapkan ucapan terima kasih atas kerja keras panitia dan kedatangan delegasi. "Mahasiswa lain sibuk dengan kegiatan mereka, tapi di sini kalian berusaha mewujudkan acara ini," jelasnya.
Wakil Dekan III, Dr. Indrayuda, M.Pd.,Ph.D., juga menyampaikan pada sambutannya bahwa kegiatan perpustakaan berperan penting dalam pemberdayaan manusia yang sangat banyak, maka perlu menyikapi dengan perkembangan zaman saat ini. "Eksistensi perpustakaan itu penting, apalagi perpustakaan berdampak dalam membangun pertumbuhan," jelasnya.
Komentar (0)