Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Kuliah Umum bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Komjenpol Drs. Suhardi Alius, MH., dengan tema "Tenaga Pendidik sebagai Agen Terdepan dalam Program Deradikalisasi dan Moderasi" di Auditorium UNP, Kamis (30/1).
Suhardi mengungkapkan bahwa saat ini paham radikal sudah menjalar ke semua kalangan termasuk anak-anak yang menyebar dengan cepat melalui dunia maya.
Lanjutnya, UNP sebagai pencetak tenaga pendidik memilki peran besar dalam memberantas paham radikal tersebut.
"Menangkal paham radikal dapat dilakukan dengan memahami masalah kebangsaan secara jelas," ungkapnya.
Selain itu, pada kuliah umum ini juga dilakukan pelantikan Pengurus Pusat Studi Moderasi Kebangsaan (Pasamo) periode 2020-2024 yang diketuai oleh Prof. Azwar Ananda.
Rektor UNP, Prof. Ganefri Ph. D., menyampaikan bahwa target dari terbentuknya Pasamo sebagai pusat kajian bertujuan mencarikan strategi terbaik untuk menangkal berkembangnya paham radikal dan intoleransi.
Suhardi sebagai orang yang melantik Pasamo berharap perguruan tinggi lainnya di Indonesia juga dapat meniru UNP.
Ia juga menyebutkan bahwa Pasamo nantinya dapat fokus pada masalah kebangsaan dalam menangkal isu-isu radikal. "Memerangi isu-isu radikal harus melalui moderasi kebangsaan," tutupnya.
Komentar (0)