Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan Jaringan Peduli Difabel (JPD) Sumatera Barat selenggarakan Talk Show dan bedah buku Fiqih Penguatan Penyandang Disabilitas di Aula Fakultas Ilmu Politik dan Sosial Universitas Andalas Jati, Senin (23/12). Acara ini merupakan wujud peringatan Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2019.
Dalam kata sambutannya, Tanti selaku Ketua Pelaksana acara mengungkapkan bahwa acara ini penting untuk mengajak dan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam melihat disabilitas lewat perspektif hukum Islam atau yang dikenal dengan istilah Fiqih. "Masyarakat bisa memahami bagaimana Islam memberikan keringanan dalam beribadah sekaligus kita dapat membantu saudara disabilitas," Ujar Tanti, Senin (23/12).
Ketua PPDI Kota Padang, Icun Suheldi juga mengungkapkan bahwa diadakannya acara ini bisa menggali pengetahuan tentang fiqih disabilitas yang sering diabaikan. "Kita kurang mau menggali, kurang juga mengamalkan," ungkap Icun saat memberi kata sambutan.
Selain itu Icun juga mengharapkan lewat diadakannya acara ini, maka isu disabilitas dapat menjadi isu prioritas bagi pemerintah dan masyarakat agar mengetahui penyandang difabel memiliki kemampuan beraktivitas hanya saja cara melakukannya berbeda dengan non-disabilitas.
Komentar (0)