Menanggapi permasalahan kondisi kampus cabang yang dipimpinnya, Ketua jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB), Drs. Tarmansyah. Sp.Th, M.Pd. menyampaikan kondisi sebaliknya. Menurutnya, kampus IV Limau Manis tersebut justru nyaman dan aman. Untuk fasilitas, sedang dilakukan renovasi secara bertahap oleh pihak fakultas dan universitas. Hanya saja memang jaringan internet yang rusak akibat gempa belum diperbaiki sampai sekarang. "Sekarang sedang dalam proses pengajuan, namun birokrasinya sulit sehingga cukup lama," jelasnya, Selasa (6/7).
Hal senada dituturkan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Drs. Syahrial. M. Pd. Jumat (11/6) lalu. Menurutnya, keadaan sarana dan prasarana di kampus cabang Lubuk Buaya malah lebih lengkap dari pada kampus pusat_FIK sendiri. "Bahkan di kampus cabang terdapat Pusat Pembinaan dan Latihan Mahasiswa juga asrama untuk para atlet," tuturnya. Untuk perbaikan bangunan, lanjutnya, telah dilakukan bersama pihak fakultas dua tahun lalu. Sementara pagar yang roboh akibat gempa September lalu, sekarang sedang dalam masa perbaikan.
Pembantu Dekan II FIP, Drs. Taufik, M.Pd.Kons. pun mengatakan hal yang sama. Sejak ia menjabat tahun 2008 lalu, beberapa perbaikan di kampus cabang telah dilakukan. Jika memang ada keluhan, kita punya wahana resmi untuk menyalurkannya melalui pertemuan-pertemuan internal fakultas dengan semua jurusan di FIP. "Tapi, mesti ada kegigihan juga dari pihak kampus cabang agar segala kebutuhan kampus cabang itu bisa segera ditangani," tuturnya, Selasa (13/7). Namun sedikit disayangkan, lanjut Taufik, sering kali soal perbaikan kampus cabang ini pihak universitas cenderung menyerahkan sepenuhnya saja kepada pihak fakultas, apresiasi universitas belum begitu terasa.
Menanggapi hal ini, Pembantu Rektor II, Prof. Dr. Niswardi Jalinus, M.Ed mengatakan, perencanaan pembangunan kampus cabang memang menjadi tanggung jawab pihak fakultas yang diajukan dalam rencana kerja. "Universitas hanya yang mengesahkannya saja," ujarnya, Selasa (28/6). Lagi pula, lanjutnya, kampus pusat juga sedang mengalami kerusakan yang cukup berat akibat gempa. Jadi mesti didahulukan perbaikan yang dalam skala besar terlebih dahulu.
Uun/Della
Laporan: Pri/Isra/Sari/Rara/Riri/Winda
Komentar (0)