Pendidikan merupakan hal penting yang terkait perubahan, masa depan, dan harga diri bangsa.
Hal ini disampaikan oleh Farida dan Afid Andono selaku delegasi Universitas Ahmad Dahlan saat membuka presentasinya pada acara Pekan Ilmiah dan Kompetisi Geografi (PIKOM-G) 2019 di Aula Pasca Sarjana Universitas Negeri Padang, Sabtu (23/11).
Untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan menuju arah yang lebih baik, kata Farida selaku pembicara pertama, dibutuhkan berbagai inovasi. Jika selama ini dalam proses pembelajaran masih berpusat pada guru, lanjutnya, maka harus dirubah dengan melibatkan peserta didik secara aktif untuk ke depannya. Salah satu caranya yaitu menggunakan critical thinking yang meliputi analisis, kemampuan meyeleksi kebenaran suatu informasi,dan problem solving sehingga menghasilkan perspektif berbeda. Perspektif ini diharapkan mampu menghasilkan solusi baru sehingga tercipta tindakan apa yang harus dilakukan.
Lebih lanjut Farida menyatakan bahwa tantangan utama yang dihadapi ialah persoalan sumber daya manusia yang harus mempunyai kemampuan berpikir kritis.
Afid Andono selaku pembicara kedua menyampaikan bahwa untuk menjawab tantangan tersebutlah mereka terinspirasi untuk mengembangkan hybrid learning. Pembelajara ini terdiri atas blogging dan case-base learning.
Pada bagian blogging, katanya, memanfaatkan media untuk mempublikasikan materi pembelajaran, sedangkan pada case-base learningitu hampir sama dengan problem base learning, yakni mendesain aktivitas pembelajaran per pertemuan. Selain itu, juga mengevaluasi apa yang telah dibuat sehingga dapat diketahui apakah yang telah diajarkan tersebut efektif atau tidak.
Afid juga menjelaskan bahwa salah satu alasan mereka memilih blogging karena mudah dioperasikan dan gratis, tidak berbayar. "Ini sudah pernah diujicobakan sebelumnya," ujarnya.
Komentar (0)