Unit Kegiatan Qatulistiwa Universitas Negeri Padang (UNP) lakukan penutupan kajian duha dengan tema "Mewujudkan Generasi Emas yang Berakhlak Al-Qur'an di Era Revolusi 4.0" di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan UNP, Minggu (17/11).
Kajian duha ini merupakan rangkaian kegiatan tahunan UK Qatulistiwa UNP yang merupakan badan semi otonom Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) UNP. Kegiatan kajian duha ini diselenggarakan selama tujuh minggu, dan sudah dilaksanakan dari Senin (30/09) lalu. Kegiatan ini dilaksanakan dari hari Senin s.d. Sabtu kecuali hari Minggu di Masjid Al-Azhar UNP.
Yusi Mardila, selaku Wakil Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (Wakabid SDM) UK Qatulistiwa UNP menyampaikan bahwasanya untuk tahun ini kegiatan kajian duha diikuti oleh kurang lebih 2500 mahasiswa selingkup UNP yang mengambil mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI).
Dalam sambutannya, Miftahul Khair, M.Sc., Ph.D., selaku pembina UKK UNP menyampaikan bahwasanya pemuda islam itu bukan hanya pintar dalam segi akademik, namun juga harus mengerti dan paham akan agamanya. "Semoga kegiatan ini membawa hal yang positif bagi kita semua". Harap Miftahul.
Senada dengan Miftahul, Kasubbag Minat, Bakat Penalaran, dan Informasi Kemahasiswaan UNP, Syamsul Bahri, S.Pd., juga menyampaikan harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat membawa perubahan yang dapat kita lakukan dan aplikasikan dalam keidupan. Terkait keberhasilan, itu kita sendiri yang menentukan.
"Penghargaan terpenting yang harus kita dapatkan adalah penghargaan dari Allah, bukan Manusia". tutur Syamsul.
Komentar (0)