Ganto.web.id,- Komplek perumahan warga yang terletak di dalam area kampus Universitas Negeri Padang (UNP) yang bertepatan di belakang gedung perpustakaan Fakultas Ekonomi (FE) terbakar. Rumah milik Prof. Dr. Ir. Isril Berd, M.Sc dosen Fakultas Pertanian Universitas Andalas yang dihuni oleh 17 orang mahasiswi UNP terbakar minggu (18/3) pukul 09.15 WIB. Rumah yang mempunyai 10 kamar kosan dan juga kafe mahasiswa yang dikenal dengan nama Ampera Onang disebelahnya juga habis dilahap si jago merah.
Andi salah satu warga yang rumahnya di samping lokasi kejadian merasa panik ketika Ia melihat gumpalan asap dari belakang Ampera Onang. Ia lalu bergegas menuju lokasi kejadian kemudian langsung mendobrak pintu Ampera guna memadamkan api dengan alat seadanya. "Api cepat membesar sangat sulit bagi kami memadamkannya" ungkapnya Minggu (18/3). Hal yang sama juga diungkapkan oleh Hamdan salah satu warga yang rumahnya berada di depan lokasi kejadian. Ia hanya melihat gumpalan asap hitam yang keluar dari belakang Ampera Onang. "Tak ada bunyi ledakan tetapi hanya gumpalan asap hitam tebal saja yang keluar dari belakang," ungkapnya Minggu (18/3).
Fani Septria mahasiswi Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG-AUD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP salah satu mahasiswi yang tinggal di rumah itu mengetahui kebakaran ketika hendak kebelakang rumah. Ia melihat gumpalan asap hitam yang berasal dari dapur belakang kafe. Tak berfikir panjang Ia meneriakkan kebakaran pada teman-temannya yang berada di dalam rumah dengan segera mereka bergegas keluar. "Didalam kami ada tujuh orang, kami langsung berlari keluar," ungkapnya Minggu (18/3). Ia menuturkan banyak barang yang tidak bisa terselamatkan mulai dari laptop, komputer, tugas-tugas kuliah, sertifikat-sertifikat, barang-barang elektronik dan perlengkapan lainnya. "Hanya motor dan beberapa buah laptop yang bisa kami selamatkan," ungkapnya.
Begitu juga dengan petugas satuan pengamanan FE Rudi Kardinal pada saat itu sedang bertugas mengetahui kebakaran dari warga yang telah meneriakkaan ada kebakaran. Saat itu Ia sedang berada di depan gedung FE kemudian ia langsung begegas ketempat kejadian. "Saya hanya menemukan gumpalan asap hitam yang tebal," ungkapnya Minggu (18/3).
Petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi pada pukul 09.36 WIB yang ditelpon warga disekitar tempat kejadian. Menurut kepala bidang pemadam kebakaran kota Padang Edi Asri api diduga dari dapur Ampera Onang namun asal mula api belum diketahui penyebab pastinya. Dalam kejadian ini Ia mengerahkan 5 unit mobil pemadam kebakaran dan 20 orang petugas guna menjinakkan api yang cepat membesar. "Kerugian ditaksir sekitar seratus juta rupiah," ungkapnya Minggu (18/3)
Komentar (0)