Pada hari ketiga Pelatihan dan Beasiswa Liputan Jurnalisme Data untuk pengurangan risiko bencana, dipandu olehData Visualization and Mapping Trainer Fullbright Scholar, Utami Diah Kusumawati. Ia menjelaskan bagaimana perbedaan visualisasi dengan visualisasi data, di Hotel AmarisPadang.
"Visualisasi data berbentuk angka atau kalimat yang kemudian divisualisasikan ke dalam grafik peta, animasi, desain interaktif kepada pembaca. Selain itu disebut sebagai senidan sains," jelas Utami, Minggu (10/11).
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa grafis yang hebat merupakan presentasi desain yang baik dari data yang menarik, yang mencakup substansi, statistik, dan desain.
Tipe grafik visualisasidata terdiri atas delapan kategori. Pertama, garis yakni perubahan waktu dua atau lebih kategori. Kedua, batang berbentuk ranking atau urutan. Ketiga, menyebar(scatter).Keempat, bertumpuk(stacked) atau dalam bentuk perbandingan tiap kategori. Kelima, gelembung(bubble) berfungsi mempercepat analisis penangkapan oleh pembaca. Keenam, peta yakni menunjukkan lokasi dari kumpulan data. Ketujuh, kecil berkali lipat. Delapan, pohon(tree-map) berbentuk hierarki atau urutan.
"Etika membuat grafis itu juga melihat akurasi, kejelasan, dan tidak membingungkan, apalagi untuk data kebencanaan" jelasnya lagidihadapan 25 peserta pelatihan.
Komentar (0)