"Seni bukan hanya hiburan, tetapi memiliki nilai-nilai yang luar biasa dalam mengoptimalkan otak manusia, baik otak kiri maupun otak kanan," ujar Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri Ph.D., pada Seminar Nasional dan Workshop bersama Purwacaraka di Teater Tertutup Mursal Esten Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP, Sabtu (2/11).
Bahkan di luar negeri, ungkap Ganefri, seni sudah diperkenalkan sejak bayi masih dalam kandungan, diransang agar dapat menstimulus fungsi otak kiri dan otak kanan.
Ia menambahkan jika fungsi organ otak lebih dioptimalkan secara menyeluruh melalui seni agar lebih cepat bekerja. Tidak hanya itu, lanjutnya, seni juga berperan dalam membina karakter, sikap serta empati masyarakat, terutama mahasiswa.
"Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian dan riset yang lebih mendalam terkait peran seni dalam menata, merubah, dan menstimulus otak manusia," ujar Ganefri.
Selain itu, Ganefri juga mengatakan bahwa seni juga dapat mengendalikan emosi. "Berdasarkan tulisan yang saya baca, ada perbedaan perilaku, tingkat emosional antara seseorang dengan yang orang lain yang diberikantreatmentseni, baik itu lagu, tari, dan kegiatan seni lainnya," paparnya.
"Inovasi baru dalam mengikuti perkembangan seni, peran seni dalam meningkatkan kehidupan bangsa perlu dibudayakan dan diperbanyak," pesan Ganefri.
Pada Seminar Nasional dan Workshopbersama Purwacaraka ini, Ganefri juga mengapresiasi Jurusan Sendratasik FBS UNP selaku penyelenggara acara dan juga sebagai perwakilan UNP ke Myanmar dalam rangka Pekan Seni Budaya di Kedutaan Myanmar pada pekan lalu.
Komentar (0)