"Hidup adalah untuk mencari masalah," ujar Ahmad Hafidz, S.E., saat menjadi pemateri dalam acara Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Padang, Sabtu (19/10).
Masalah merupakan sesuatu yang harus diselesaikan, lanjut Hafidz, begitupun dengan keputusan untuk mengikuti suatu kegiatan seperti organisasi. Adanya masalah, dapat melatih seseorang untuk semakin berproses menuju kedewasaan, sehingga masalah itu sangat dibutuhkan dalam hidup. "Sekarang ini banyak orang yang justru menghindari masalah karena mereka menganggap masalah itu beban," ujarnya.
Hafizd juga menjelaskan bahwa organisasi merupakan suatu kumpulan dari beberapa orang dengan tujuan yang sama, punya struktrur yang jelas, dan adanya pembagian kerja. Setiap harinya akan selalu ada masalah yang harus diselesaikan dalam suatu organisasi tersebut agar semakin berkembang. Makin banyak masalah yang ada, semakin keras pula usaha untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut.
Lebih lanjut, Hafizd membagi mahasiswa dalam lima kelompok besar, yakni mahasiswa hedonis, akademik, romantis, agamis, dan aktivis. Kelima karakter mahasiswa tersebut sangat menentukan bagaimana jejaring pertemanannya sehingga berdampak pada pola pikir dan kehidupannya di kampus dalam perkuliahan. "Padahal, organisasi merupakan bagian dari perkuliahan bukan suatu hal yang terpisah," tegas Hafidz.
Anggapan bahwa dengan berorganisasi dapat mengganggu perkuliahan, kata Hafidz, merupakan hal yang biasa, makanya mahasiswa dituntut agar dapat menyelesaikan masalah tersebut.
Komentar (0)