Mahasiswa Bidikmisi diharapkan menjadi duta utama universitas untuk berprestasi karena mereka adalah anak yang cerdas.
Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Dr. Ganefri, Ph.D., dalam Sosialisasi dan Penandatanganan Kontrak Kinerja Bidikmisi Bagi Penerima Bidikmisi Tahun Masuk (TM) 2019 di Auditorium UNP, Sabtu (28/9).
Ganefri juga menyampaikan bahwa penerima Bidikmisi di UNP masih menjadi yang terbaik di tingkat universitas. Ia berharap agar penerima Bidikmisi TM 2019 bisa mempertahankan hal tersebut.
Lebih lanjut Ganefri menyebutkan bahwa ada tiga kontrak kerja yang harus diikuti mahasiswa sebagai penerima Bidikmisi. Pertama, mahasiswa harus punya paham semangat untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "NKRI itu harga mati jangan mau diprovokasi," tegasnya.
Kedua, kata Ganefri, harus aktif dalam kegiatan-kegiatan yang ada di kampus, baik tingkat jurusan, fakultas maupun tingkat universitas. Ketiga, menjaga nama baik almamater.
Selanjutnya, Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Wakil Rektor III UNP, Prof. Dr. Ardipal, M.Pd., menyampaikan informasi bahwa jumlah penerima Bidikmisi untuk TM 2019 kurang lebih 1190 dan penerima program ADIK Papua dari tahun 2016 sampai sekarang berjumlah 111 orang mahasiswa.
Bagi yang mengajukan Bidikmisi, tetapi tidak mendapatkannya, kata Ardipal, maka dikenakan Uang Kuliah Tunggal terendah, yaitu sebesar Rp 500.000,00 dan Rp 1000.000,00.
Dalam penandatanganan kontrak Bidikmisi ini, mahasiswa diwajibkan membawa materai 6.000.
Komentar (0)