Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan pelatihan mitigasi bencana alam di Aula Sekolah Menengah Atas Negeri 3 (SMAN 3) Kota Solok, Sabtu (21/9).
Ketua tim pengabdian masyarakat, Rico Maiyudi, S. T. M. T., menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan guna mensosialisasikan sekaligus mensimulasikan hal-hal yang harus dilakukan ketika prabencana, saat bencana, dan pascabencana.
"Peserta yang hadir pada hari ini, diharapkan agar ilmu mengenai mitigasi bencana yang mereka dapatkan bisa diajarkan kepada siswa yang lain," tutur Rico.
Dalam kegiatan ini, siswa melakukan simulasi dengan dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama terdiri atas lima orang siswa yang melakukan simulasi prabencana. Mereka mensimulasikan hal yang harus dilakukan sebelum gempa, seperti membuat rencana darurat keluarga, meletakkan barang-barang seperti lemari dan hiasan dinding di tempat yang aman.
Kelompok kedua terdiri atas empat orang siswa yang mensimulasikan ketika tejadinya bencana, seperti berlindung di bawah meja ketika berada dalam ruangan dan menjauhi pohon. Kemudian, kelompok ketiga terdiri atas enam orang siswa yang mensimulasikan pascabencana. Kelompok yang mengambil tema banjir ini, mensimulasikan kegiatan yang harus dilakukan setelah bencana, seperti membersihkan rumah dari lumpur.
Salah seorang siswa kelas XI SMAN 3 Kota Solok, Elni Syafrianti mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi dirinya. Elni berharap agar acara ini diadakan pada masyarakat umum.
"Saya harap untuk acara ini dilakukan dengan rutin dengan jumlah peserta yang lebih banyak," ucap Elni.
Dalam kegiatan ini, Tim LP2M juga melibatkan dua mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan FT UNP yang bernama Wahyu Zanora dan Meryam Putri Armaini. Untuk peserta, semuanya berjumlah 20 orang yang merupakan perwakilan dari OSIS dan Pramuka SMAN 3 Kota Solok.
Komentar (0)