Public speaking merupakan salah satu contoh komunikasi yang sangat penting dalam sosialisasi. Hal ini disampaikan oleh Dr. Nofrion, S.Pd, M.Pd., dalam Workshop Public Speaking dengan tema "How To Be Great Public Speaker" di Aula Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang, Minggu (25/8).
Nofrion menjelaskan bahwa public speaking merupakan sebuah proses berbicara langsung di depan audience. Hal ini sangat penting bagi kehidupan, lanjutnya, karena betapapun pintarnya seseorang, tidak akan diketahui bila ia tidak mengungkapkannya dengan berbicara. Orang yang terampil berbicara akan lebih menonjol dibanding yang lainnya.
Selain menguasai konsep saat berbicara di depan umum, kata Nofrion, juga dibutuhkan penampilan sehingga lebih terlihat jiwanya. Salah satu caranya, yaitu dengan senyuman dan meyakinkan peserta, serta dibutuhkan nada atau intonasi yang menarik sesuai dengan etika.
Nada yang digunakan tidak hanya datar sehingga tidak menarik untuk didengar. "Harus ada dinamika dan juga melibatkan pendengar, namun tetap terdengar santai," ujar Nofrion.
Lebih lanjut, Nofrion menjelaskan terkait kaidah budaya ketimuran dalam berbicara. Di antaranya banyak memuji bila berbicara dengan yang lebih kecil, banyak menenggang rasa bila seumuran, dan banyak merendah bila berbicara dengan yang lebih dewasa. Ia juga memberikan sebuah teknik jitu dalam public speaking, yakni teknik CABRITUS yang merupakan akronim dari cari, baca, ringkas, tulis, dan sampaikan.
Komentar (0)