Mahasiswa sebagai kaum muda Indonesia harus siap mengantisipasi kemajuan teknologi yang semakin cepat, terutama mengenai kebutuhan lapangan pekerjaan ke depannya.
Hal ini disampaikan Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri, Ph.D., saat mengawali sambutan sekaligus pembukaan kegiatan Kuliah Umum di Auditorium UNP, Selasa (20/8).
Kegiatan ini, kata Ganefri, merupakan bentuk dari program Dirjen Sumber Daya dan IPTEK dengan mendatangkan orang-orang hebat Indonesia yang telah mengajar di luar negeri. "Tahun ini ada 50 orang yang diutus untuk datang ke perguruan tinggi di Indonesia dan Alhamdulilah UNP dapat dua," ujarnya.
Ganefri menyampaikan bahwa narasumber pada kegiatan kali ini berasal dari Australia dan Inggris, yakni Prof. Akbar Rhamdhani, Dosen Swinburne University of Technology Australia dan Assoc. Prof. Dr. Halim Kusumaatmaja, Dosen University of Durham.
Melalui kuliah umum yang bertemakan "Membangun Karir Akademik Dalam dan Luar Negeri di Era Revolusi 4.0" ini, Ganefri berharap agar semua mahasiswa UNP haus akan pengetahuan. "Sumber-sumber dan ilmu-ilmu baru itu ada di jurnal-jurnal yang bereputasi dunia," ucapnya.
Ganefri juga menegaskan bahwa kemauan, keinginan, dan kemampuan bahasa adalah hal terpenting untuk dapat menguasai ilmu pengetahuan. "Tidak ada mahasiswa UNP yang telat wisuda karena kemampuan bahasa Inggrisnya di bawahpassing grade," tuturnya.
Selain itu, Ganefri juga mengungkapkan bahwa UNP saat ini telah menerapkanSystem Sign On(SSO) yang bekerja sama dengan Telkom. "UNP menjadi kampus pertama yang melakukan SSO dengan Telkom," ujarnya.
Seluruh mahasiswa UNP akan gratis mengakses internet, kata Ganefri, dengan syarat telah membayar uang kuliah dan register terlebih dahulu pada jaringanwifi.id. Ia menambahkan bahwa hal ini akan memudahkan mahasiswa UNP untuk mengakses internet di tempat yang terdapat jaringanwifi.id.
Komentar (0)