Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 sejumlah pedagang bendera musiman sudah mulai ramai terlihat di pinggiran Jalan Tabing , Kota Padang . Rabu (31/7).
Salah seorang di antaranya, Aguswandi (34 ). Bapak satu anak ini sudah delapan tahun berjualan bendera musiman. "Saya sudah delapan tahunan berjualan bendera musiman . Ini rezeki bagi Saya dan keluarga," tuturnya kepada Ganto saat ditemui di pinggiran Jalan Tabing.
Aguswandi mengemukakan bahwa bendera yang dijualnya, ia dapatkan dari tauke atau bosnya. Ia hanya bertugas menjual bendera dan keuntungan yang diperoleh dibagi dua dengan modal yang dikeluarkan oleh bosnya.
Macam-macam bendera yang dijajarkan, kata Aguswandi, ada tiga, yaitu bendera tiang, bendera meteran, dan marawa. Harga dari setiap jenis bendera ini sangat bervariasi, tergantung ukuran yang dibeli. Untuk bendera meteran, kisaran harganya mulai dari Rp 40.000,00 per meter, untuk bendera tiang kisaran harganya Rp 25.000,00 per buah, sedangkan harga untuk bendera marawa tergantung kualitas marawa itu sendiri.
Aguswandi memprediksi, masuknya H-5 menjelang 17 Agustus adalah puncak dari penjualan bendera. Berkaca dari tahun lalu, lanjut Aguswandi, pada waktu-waktu tersebut masyarakat sangat sibuk mencari bendera merah putih atau bendera jenis lainnya. Akan tetapi, dalam empat tahun terakhir ini, Aguswandi mengatakan bahwa minat masyarakat untuk membeli bendera sangat minim karena mungkin faktor ekonomi atau faktor lainnya.
Komentar (0)