Siswa saat ini merupakan kaum generasi milenial. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumatra Barat (Sumbar), Adib Alfikri, S.E., M.Si., dalam acara Pembukaan dan Pelepasan mahasiswa yang mengikuti Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) periode Juli-Desember 2019 Universitas Negeri Padang (UNP) di Auditorium UNP, Senin (15/7).
Adib menjelaskan bahwa saat ini guru harus menguasai teknologi agar bisa menyeimbangi siswa milenial. Ia juga mengungkapkan bahwa selain menjadi guru, guru muda juga harus punya kemampuan wirausaha. "Setidaknya dalam hal marketing," ujarnya.
Pentingnya kemampuan enterpreneur ini, kata Adib, setidaknya bisa diterapkan saat mengajar sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum milenial dalam pembelajaran. Ia menambahkan bahwa integritas yang tinggi serta taat dalam beragama sangat diperlukan bagi seorang guru muda agar bisa menjadi seorang fasilitator bagi muridnya.
Selain itu, Adib juga menyatakan bahwa bagi siswa milenial, metode menasehati tidak efektif lagi. "Metode diskusi dinilai lebih menarik," ucapnya.
Lebih lanjut, Adib mengajak guru muda untuk bersama-sama membangun pendidikan Sumbar agar lebih baik lagi.
Komentar (0)