Sebanyak 2.338 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) terdaftar mengikuti Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) periode Juli-Desember 2019 di berbagai kabupaten/kota di Sumatra Barat (Sumbar) dan juga di luar Sumbar, seperti Provinsi Riau dan Provinsi Jambi.
Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penjaminan Mutu (LP3M), Dr. Edwin Musdi, M.Pd., mengatakan bahwa dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, Padang adalah kota terbanyak menempatkan mahasiswa PLK UNP, yaitu sebanyak 1169 mahasiswa. Mahasiswa atau calon guru tersebut ditempatkan di berbagai tingkatan sekolah. Di antaranya, untuk tingkat Taman Kanak-kanak ada 16 sekolah, SMP sebanyak 93 sekolah, SMA sebanyak 53 sekolah, dan SMK sebanyak 69 sekolah.
"Ada 29 prodi yang mengikuti PLK dan paling banyak adalah dari Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, yakni 380 mahasiswa," jelas Edwin dalam acara Pembukaan dan Pelepasan mahasiswa PLK periode Juli-Desember 2019 di Auditorium UNP, Senin (15/7).
Edwin menjelaskan bahwa setelah observasi tempat PLK, mahasiswa harus melaporkan pada dosen pembimbing akademiknya terkait sekolah tempat PLK mereka.
Edwin berpesan kepada seluruh mahasiswa yang hadir untuk mengikuti proses PLK sampai akhir. "Kepada Bapak dan Ibu, kami titip mahasiswa dan membimbing mereka," ucapnya.
Sejalan dengan Edwin, Wakil Rektor I UNP, Prof. Dr. Yunia Wardi, M.Si., dalam sambutannya berharap agar kegiatan PLK ini berjalan dengan baik. Calon guru harus memiliki karakter, berdaya saing, dan profesional. Apalagi di zaman serba canggih ini, kata Yunia, guru harus memiliki pengetahuan yang luas dan tidak gagap teknologi sehingga tidak ketinggalan informasi.
"Calon guru hari ini adalah generasi milineal dan yang akan diajar juga generasi milineal, jadi mindset-nya sejalan," jelas Yunia.
Selain itu, Yunia juga menyampaikan bahwa dengan adanya kecanggihan teknologi, akan menjadi tantangan tersendiri bagi guru karena sudah ada aplikasi untuk belajar mandiri bagi siswa, seperti ruang guru. "Jangan sampai kinerja sebagai calon pendidik lebih rendah dari aplikasi tersebut," ujarnya.
Komentar (0)