Unit Teknis Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Workshop Penyusunan Business Plan dalam Rangka Sosialisasi Progran Mahasiswa Wirausaha (PMW) UNP dan Kompetensi Bisnia Mahasiswa Indonesia (KBMI) Tahun 2019 di Ruang Serba Guna Fakultas Teknik UNP, (6/4).
Acara yang bertemakan "Strategi dan Kiat Memenangkan PMW dan KBMI Tahun 2019" ini menghadirkan dua orang pemateri yaitu, Drs. Ismet Yus Putra, MM., dengan materinya Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) dan Dr. Marwan, M.Si., dengan materinya Program Mahasiswa Wirausaha (PMW).
Ismet mengatakan bahwa tujuan dari diadakannya KBMI adalah untuk melahirkan karya-karya hebat dari mahasiwa Indonesia. "Karakter wirausaha adalah berani mengambil resiko, tidak takut gagal, dan berani bersusah-susah di awal merintis usahanya", ungkap Ismet.
Lebih lanjut, Ismet menyampaikan rangkaian alur KBMI ini, dimulai dari pengusulan proposal, desk evaluation dan penetapan, mentoring dan coaching, monitoring dan evaluasi, dan ekspo KMI.
Selain Ismet, Marwan sebagai pemateri kedua juga menyampaikan hal serupa mengenai PMW. Materi tentang bagaimana tujuan dari PMW ini serta tahapan pelaksanaannya. Berbeda dengan KBMI yang ditujukan untuk mahasiswa Indonesia, PMW adalah program wirausaha yang dilaksanakan untuk mahasiswa UNP. Ada tiga macam usaha yang berpeluang mendapatkan pendanaan dari PMW ini, yaitu usaha di bidang teknologi dan industri kreatif, boga atau kuliner, serta barang dan jasa.
Marwan mengatakan bahwa bidang pendanaan pada PMW ini terbagi dua, yaitu Startup dan Existing Business. Startup Business adalah bidang pendanaan untuk peserta yang baru mengikuti PMW di tahun ini, sedangkan Existing Business adalah pendanaan untuk peserta yang sudah pernah mendapat pendanaan pada tahun sebelumnya. "Ada yang mengatakan Startup itu bisnis digital. Jadi jangan sampai salah paham dengan makna Startup di PMW ini." Jelas Marwan.
Komentar (0)