Sejak awal 2011, Fakultas Teknik (FT) memberlakukan Sistem Kredit Prestasi Ekstrakurikuler (SKPE) bagi mahasiswa FT, terkhusus untuk mahasiswa tahun masuk 2010 ke atas. SKPE ini merupakan salah satu cara Pimpinan FT memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang aktif dalam kegiatan yang ada di kampus, baik itu organisasi atau kegiatan-kegiatan lainnya. Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk poin untuk setiap ekstrakurikuler yang diikuti, mulai dari kegiatan tingkat jurusan, fakultas, universitas hingga nasional. Semuanya memiliki poin masing-masing.
Selaku pencetus ide kegiatan dan penanggung jawab program ini, Drs. Bahrul Amin, ST, M.Pd. mengatakan program ini sudah dicanangkan sejak 2010. Namun baru terealisasi pada awal 2011 lalu. Dalam program ini, FT sudah menggunakan web yang berbasis database dari seluruh mahasiswa FT. Untuk kebutuhan data dalam database ini, pada September lalu, mahasiswa diminta untuk mengisi formulir yang berisi data-data yang dibutuhkan. Contoh data yang diberikan adalah Nomor Induk Mahasiswa (NIM), password dan tahun masuk. "Mahasiswa tinggal mengakses ke situs kemahasiswaan.ft.unp.ac.id, untuk mengetahui jumlah poinnya" jelas Bahrul, Rabu (30/11).
Ada lima bidang kegiatan yang dapat diapresiasi dengan poin, yaitu: Penalaran dan Keilmuan, Minat Bakat dan Kemampuan, Kesejahteraan Mahasiswa, Pengabdian kepada Masyarakat dan Penerimaan Penghargaan (Prestasi). Untuk setiap bidang tersebut terdapat tingkatan poin yang berbeda, mulai dari peserta, panitia, pemakalah, hingga ketua kegiatan tersebut. Bahrul menjelaskan sebagai syarat supaya bisa diwisuda, mahasiswa harus mencapai target poin yang ditetapkan. Jenjang S1 dan D4, mahasiswa harus memiliki 100 poin, D3 80 poin dan mahasiswa transfer sebanyak 20 poin. "Jika tidak tercapai, mahasiswa tersebut tidak bisa wisuda," tegasnya. Walau begitu, tambahnya, mahasiswa hanya perlu mengumpulkan setengah dari jumlah poin yang ditetapkan apabila memiliki nilai TOEFL minimal 400.
Selain itu, Bahrul mengungkapkan adanya sistem kredit poin ini menuntut seluruh mahasiswa lebih aktif untuk mengikuti kegiatan di kampus, di samping tugas utama untuk menuntut ilmu. Mahasiswa dituntut untuk aktif dalam berorganisasi dan melakukan kegiatan kemahasiswaan yang dapat meningkatkan softskills mahasiswa. Program ini pun sudah didukung dengan dibangunnya Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa FT. Seluruh kegiatan mahasiswa FT terpusat di gedung ini, mulai dari Himpunan Mahasiswa Jurusan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM), aula pertemuan dan pusat studi. Dengan demikian, seluruh kegiatan mahasiswa bisa diawasi dengan lebih baik
Komentar (0)