Badan Narkotika Nasional bekerjasama dengan Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Deklarasi Milenial Nagari Bersinar (Bersih Narkoba) di Auditorium UNP, Senin (1/4).
Kegiatan ini dihadiri lebih kurang 5000 orang yang terdiri dari beberapa unsur masyarakat. Diantaranya lurah/walinagari, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat kelurahan, Badan Musyawarah Nagari, mahasiswa dan pelajar, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan se- Sumatera Barat (Sumbar), serta kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Narkotika Nasional Sumbar, Drs. Khasril Arifin mengungkapkan bahwa penyalahgunaan narkoba saat ini sudah berkembang hingga ke pelosok desa.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Puslatda Tim BNN bekerjasama dengan Puslitkes Universitas Indonesia pada 2017 lalu, kata Khasril, jumlah penyalahgunaan narkoba di Sumbar mencapai 66.612 orang atau sebesar 1,78 persen dari jumlah penduduk yang berusia 10-59 tahun.
"Di Indonesia diperkirakan sebanyak 336.115 orang atau sebesar 1,77 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang berusia 10-59 tahun," lanjut Khasril.
Khasril berharap acara ini dapat mewujudkan Nagari Sumbar yang bebas dari narkoba. Selain itu, lanjut Khasril, Nagari Sumbar dapat berkomitmen melaksanakan berbagai kegiatan yang memberikan informasi dan edukasi bahaya penyalahgunaan serta peredaran narkoba kepada masyarakat.
Komentar (0)