Surat Kabar Kampus (SKK) Ganto Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Ujian Wawancara Open Recruitment ke-24 di Gedung MKU A UNP, Minggu (10/3).
Ketua Pelaksana, Ozza Syafrigo Aulia mengatakan bahwa Kru Ganto telah melakukan open recruitment sejak 25 Januari hingga 8 Maret 2019. Ganto berhasil mendapatkan 220-an peserta yang mendaftar dan yang telah registrasi saat ini sebanyak 120-an peserta. "Sekitar 40 hari tahap pendaftaran, insyaAllah akan menghasilkan wajah baru di Ganto," jelasnya.
Pemimpin Umum SKK Ganto, Putri Radila menjelaskan bahwa ada tiga bidang yang akan diujikan pada tahap ujian wawancara tersebut untuk mengetahui kemampuan peserta. Diantaranya bidang umum, redaksi, dan usaha.
Putri berharap semua peserta dapat berpartisipasi aktif dan bisa menjaga kekondusifan acara. "Untuk tahap pemagangan nantinya akan disampaikan oleh Kepala Penelitian dan Pengembangan SKK Ganto di akhir acara," ujarnya.
Dalam sambutannya, Kasubbag Minat, Bakat, Penalaran, dan Informasi Kemahasiswaan UNP, Syamsul Bahri, S. Pd., mengatakan bahwa ada tiga keberhasilan dalam kehidupan. Pertama, yakni kemauan. Dalam hidup, kata Syamsul, yang utama adalah kemauan. Seseorang yang ingin berhasil, kemauannya pasti tinggi meskipun telah gagal berkali-kali. "Apa saja harus karena kemauan, jangan sekedar coba-coba atau setengah-setengah," jelasnya.
Kedua, yakni kemampuan. Jika memiliki kemampuan dalam suatu bidang, harus terus diasah. Ketiga, lanjut Syamsul, yaitu kesempatan. Kesempatan itu terbuka lebar. Ia menegaskan bahwa ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam kesempatan. Diantaranya mengisi kepala dengan ilmu pengetahuan, mengisi dada dengan agama, dan mengisi perut dengan makanan yang halal. "Jika kesempatannya ada sekarang, jangan saudara sia-siakan," ungkap Syamsul.
Lebih lanjut, Syamsul berharap Ganto memiliki lebih banyak peminat dan tidak takut-takut dalam menyampaikan informasi, baik itu informasi yang baik maupun yang buruk. Berita yang disampaikan haruslah berimbang, demi kemajuan universitas ke depannya. "Semoga pengurus Ganto nantinya berimbang antara perempuan dan laki-laki," ujarnya.
Komentar (0)