Saat ini tidak cocok lagi dipakai istilah no pict hoax karena berita yang ada fotonya pun banyak yang mengandung hoax. Hal ini disampaikan oleh Pewarta Foto ANTARA News, Iggoy el Fitra dalam acara Pelatihan Keterampilan Jurnalistik Tingkat Dasar (PKJTD) yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Medika STKIP PGRI Sumbar di Gedung Microteaching B lantai 2 STKIP PGRI Sumbar, Sabtu (9/3).
Dalam materinya, Iggoy menjelaskan bahwa saat ini berita yang ada fotonya pun tidak bisa dipercaya. Banyak cara yang bisa dilakukan dalam membuat kebohongan dengan sebuah foto. "Di zaman yang serba canggih ini, semua mungkin saja dibuat-buat melalui teknologi yang mumpuni," ujarnya.
Iggoy mengungkapkan bahwa seorang jurnalis harusnya paham dengan foto jurnalistik yang baik. Foto jurnalistik sejatinya adalah foto yang mengandung informasi, tidak diperoleh melalui sebuah editan. Hoax yang beredar melalui foto editan, kata Iggoy, dapat ditelusuri melalui sebuah situs di google image. Foto yang ada dapat dicek keasliannya melalui situs tersebut. "Jadi, sebelum membagikan sebuah foto yang dapat membuat heboh, ada baiknya dilakukan check and recheck dulu," ucap Iggoy.
Selain itu, Iggoy juga menuturkan bahwa sebuah foto dilihat dari nilai yang dikandungnya. Ia menambahkan bahwa ada tujuh kriteria nilai foto jurnalistik, yakni aktualitas, berhubungan dengan berita, kejadian luar biasa, promosi, kepentingan, human interest, dan universal. "Foto jurnalistik harus mengandung kehangatan, artinya tidak basi," ujarnya.
Iggoy juga menjelaskan bahwa ada beberapa metode dalam mengambil foto jurnalistik. Salah satunya yakni metode EDFAT yang merupakan singkatan dari Entire, Detail, Frame, Angle, dan Time. Entire berarti melihat secara keseluruhan sebelum memotret, lalu membidik point interest yang dirasa pas. Detail berarti memfokuskan bidikan dengan menyorot dan mengamati objek. Frame berarti membingkai objek untuk mendapatkan oposisi foto yang bagus. Angle berarti menentukan sudut bidik yang bagus. Time berarti kapan tepatnya objek dieksekusi, saat yang tepat atau momen yang baik. "Kekuatan sebuah foto dilihat dari ketepatan bidikan di saat momen yang pas," tutur Iggoy.
Komentar (0)