Acara Bedah Buku dan Temu Pemuda Pembebas Palestina yang diadakan oleh Komunitas Sahabat Alquds Sumbar bersama Adara Relief International pada Kamis (7/3) di Masjid Al Azhar Universitas Negeri Padang mengundang dua orang pembicara. Yaitu, Ustadzah Nurjannah Hulwani sebagai Penulis Buku "Parade Heroik Pembebas Palestina" dan Anas Kamal Yajiziy Abu Mush'ab seorang pemuda dua puluh tujuh tahun asal Gaza, Palestina.
Didampingi oleh seorang penerjemah, Anas Kamal Yajiziy Abu Mush'ab menceritakan bagaimana blokade yang membatasi jalur Gaza dari Israel selama tiga belas tahun terakhir ini. Blokade atau pagar Gaza ini merupakan pagar besi setinggi sepuluh kaki dengan kawat berduri yang kuat. Namun menurut Anas, meskipun dalam kondisi demikian Gaza tetap berada dibaris terdepan untuk membela Al Aqsa dari penjajahan Israel tersebut.
Lebih lanjut, melalui penerjemah Anas juga menceritakan aksi "Kepulangan Akbar" yang dilakukan oleh rakyat Palestina dalam melawan penjajahan tersebut. "Kami melawan dengan senjata yang kami buat sendiri dengan manual dan sederhana", ujarnya menjelaskan. Selanjutnya, ia mengatakan bahwa senjata yang dibuat itu merupakan batu yang diikatkan dengan tali. Selain itu, mereka juga menggunakan layang-layang yang diikatkan dengan bara api atau bahan yang mudah terbakar yang diterbangkan menuju batas blokade tersebut. Hal ini menurutnya membuat orang-orang Israel ketakutan.
Komentar (0)