Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan meskipun sudah satu dekade reformasi berjalan. Hal ini diungkapkan oleh anggota DPD RI Dapil Sumbar, H. Leonardi Harmaini, S. IP., M. H., pada acara Dialog Nasional Pemilu 2019 yang Damai, Aman, Tertib, dan Badunsanak dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (23/2).
Leonardi memaparkan bahwa berdasarkan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini memiliki dua poin penting. Pertama, nilai-nilai agama dan nilai budaya bangsa tidak dijadikan sumber etika dalam bangsa oleh sebagian masyarakat. Hal ini memunculkan krisisnya akhlak dan moral berupa ketidakadilan, pelanggaran hukum, dan pelanggaran hak asasi manusia. Kedua, kata Leonardi, sistem politik yang tidak berjalan dengan baik.
Selanjutnya, Leonardi menyampaikan bahwa mahasiswa harus lebih pintar membaca dan memahami serta menjadi pencerah untuk pemilihan umum (pemilu) yang akan dilaksanakan. Mahasiswa harus memahami 4 pilar kebangsaan Indonesia yang berkenaan dengan Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
Di tahun politik ini, kekhawatiran terhadap penyebaran hoaks menjadi isu hangat dan merupakan akibat perkembangan teknologi yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat. "Sekecil apa pun informasi yang menyebar, harus dicari kebenarannya, termasuk dalam hal adat," jelasnya.
Selain itu, Leonardi juga mengatakan bahwa pada tahun 2014, pemilu yang dilaksanakan di Sumatera Barat (Sumbar) selalu aman, tertib, jujur dan adil. "Oleh karena itu, pemilu di Sumbar menjadi yang pertama kali mengangkat moto "Pemilu Badunsanak," ucapnya.
Komentar (0)