Berhijab merupakan perintah Allah, bukan perintah orangtua atau pemimpin. Perintah berhijab tercantum dalam firman Allah pada Q.s An-Nur ayat 31 dan Q.s Al-Ahzab ayat 59. Hal ini disampaikan oleh Putri Handayani, S. Pd., pada acara Forum Annisa yang diselenggarakan oleh Kemuslimahan Forum Kajian Pengembangan Wawasan Islam (FKPWI) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) di Kelas BF2 FBS UNP, Jumat (15/2).
Putri mengatakan bahwa dalam Islam perempuan ditinggikan derajatnya. Perempuan sangat mahal, sehingga banyak yang harus ditutupi dan dijaga untuk melindungi kehormatannya. "Salah satunya adalah dengan berhijab," ucapnya.
Putri juga mengungkapkan bahwa di balik lelaki hebat ada perempuan hebat. Perempuan hebat adalah yang taat pada perintah agamanya dan menjaga kehormatannya. "Hijab akan menjauhkan perempuan muslimah dari gangguan dari lelaki yang berniat jahat," jelasnya.
Selain itu, Putri juga menjelaskan bahwa di pangkuan perempuan ada dua generasi yang harus dijaganya, yakni suami dan anaknya. "Jika perempuan berakhlak kurang baik, suami dan anaknya pun akan berakhlak kurang baik," tuturnya.
Lebih lanjut, Putri mengatakan bahwa berhijab bukanlah semata mengikuti trend fashion saat ini. Berhijab harus murni dari hati karena Allah. "Lebih baik mana ikhlas maksiat atau terpaksa baik?" ujarnya.
Komentar (0)