Indonesia merupakan negara dengan sumber daya alam yang luar biasa, tetapi tidak memiliki pondasi yang kuat untuk menjadi negara maju. Hal ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia (RI), Andoko Darta dalam acaraFlash BloggingIndonesia Kreatif Padang di Ballroom Andromeda Hotel Mercure Padang, Jumat (30/11).
Dalam acara yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo RI ini, Andoko mengatakan bahwa selama 73 tahun merdeka, Indonesia masih termasuk ke dalam negara yang berpenghasilan menengah. Hal ini terlihat dari kenyataan dan menegaskan bahwa Indonesia harus keluar dari jebakan Batman yang membuat rakyat Indonesia terpaku pada kekayaan alam negerinya. "Pemakaian sumber daya alam tersebut sejatinya lebih besar daripada produksinya. Jadi tidak sebanding," ujarnya.
Dahulu, kata Andoko, negara Indonesia sejajar dengan negara Korea Selatan dari segi perekonomiannya. Akan tetapi, saat ini negara Korea Selatan sudah menjadi negara maju jauh meninggalkan Negara Indonesia. "Korea Selatan mampu melihat peluang dengan memanfaatkan sumber daya manusianya," ujar Andoko.
Andoko juga mengatakan bahwa setidaknya ada dua garis besar yang harus dipenuhi untuk menuju negara maju, yaitu membangun infrastruktur yang hebat dan membangun manusia yang berkualitas. Tidak ada negara maju yang infrastrukturnya buruk dan manusianya tertinggal. "Sikap kreatif juga merupakan faktor lain yang membuat suatu negara dikatakan maju," ucapnya.
Untuk itu, Indonesia harus mampu mendorong generasi muda untuk mengasah dan memberdayakan kreativitasnya. Andoko mengungkapkan bahwa terdapat beberapa tipe anak muda saat ini, yaitu kreator, peduli, orang biasa, pahlawan, cendekiawan, dan eksplorer. "Di era digital ini, pemuda Indonesia harus mampu melihat peluang menuju Indonesia kreatif berdasarkan tipe-tipe tersebut," ujarnya.
Dengan kreativitas, bekerja tidak harus selalu turun langsung ke lapangan pekerjaan yang tampak saja. Banyak jenis lapangan pekerjaan yang bisa diciptakan sendiri melalui jaringan internet di era yang serbaonlineini, misalnyayoutuber,traveler, dan sebagainya. "Indonesia harus siap dengan perkembangan tersebut. Kalau perlu, juga membiayai generasi muda yang ingin kreatif," ucap Andoko.
Komentar (0)