Sebanyak 71 tim dari 48 perguruan tinggi se-Indonesia akan mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 di Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu-Sabtu (28/11-1/12). Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana KMHE 2018, Hannyka Febriano saat ditemui Ganto ketika persiapan KMHE di Ruang Serba Guna (RSG) Fakultas Teknik (FT) UNP, Selasa (27/11).
Hannyka mengatakan bahwa masing-masing perguruan tinggi mengirimkan maksimal 4 tim untuk mengikuti KMHE tahun ini. "Awalnya tim yang lulus seleksi berkas ada 74 tim, namun 3 tim lagi mengundurkan diri karena ada beberapa kendala," ujarnya.
Hannyka juga menjelaskan bahwa panjang sirkuit KMHE ini adalah sejauh 7,9 km. Adapun rute KMHE di kawasan UNP yang sudah didesain menjadi sirkuit tersebut, dimulai dari garis start yaitu depan RSG FT kemudian melewati rektorat lama, rektorat baru, auditorium, depan parkiran Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, laboratorium FT hingga kembali ke garis start sebanyak 8 lap. "Pada satu lintasan akan ada maksimal 8 kendaraan, tapi belum ditentukan," tambahnya.
Selain itu, untuk penilaian dihitung berdasarkan energi propulsi yang dikonsumsi serta mengutamakan konsumsi energi terbaik untuk masing-masing kelas. Sebelum perlombaan dimulai, ada 10 pengujian yang dilakukan dan untuk pengendara setiap kelas juga ditentukan. "Untuk kelas urban concept maksimal berat pengemudi adalah 70 kg dan untuk prototype maksimal berat pengendara 50 kg," jelasnya.
Lebih lanjut, pemenang KMHE 2018 akan ditentukan oleh tim juri dan tim ahli. Ketua tim juri berasal dari Institut Teknologi Bandung, Dr. Eng. Ir. Iman K. Reksowardojo, M. Eng., sementara untuk tim ahli berasal dari Institut Sepuluh November, Ir. Witantyo, M. Sc., dari Universitas Indonesia, Dr. Ario Sunar Baskoro, S.t., M. T., M. Eng., dan dari Universitas Brawijaya, Dr. Eng. Denny Widhiayanuriyawan, S.T., M.T.
Komentar (0)