Sejumlah mobil peserta Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 yang dilaksanakan di Universitas Negeri Padang (UNP) masih harus melewati tahap inspeksi di halaman Ruang Serba Guna Fakultas Teknik UNP, Rabu (28/11). Pasalnya, setelah dilakukan tahap inspeksi awal kemarin, beberapa mobil yang diikutsertakan dalam KMHE tahun ini masih belum lulus seratus persen tahap inspeksi.
Hal ini diakui oleh salah satu peserta dari Universitas Tridhar Magelang, Jawa Tengah, Muhammad Islahuddin. Ia mengatakan bahwa masih ada dua hal lagi yang belum lulus tahap inspeksi awal, yaitu pada bagian safetybelt dan joltmeter. Hal serupa juga dialami oleh tim dari Universitas Muhammadiyah, Malang. Dosen pembimbing tim tersebut, Heni Hendrariyati, mengatakan bahwa salah satu mobil yang mereka ikutsertakan dalam KMHE tahun ini masih dalam proses perbaikan.
Salah seorang tim inspeksi dari UNP, Megi Andriza, mengatakan bahwa tahap inspeksi ini terdiri atas 10 pos pengujian. Pada pos 1 diuji berat kendaraan dan berat pengemudi. Pada pos 2 diuji dimensi kendaraan. Pada pos 3 dan 4 diuji rem kendaraan. Pada pos 5 diuji jarak pandang pengemudi dari dalam mobil. Pada pos 6 diuji sekat antara ruang engine dengan tempat pengemudi. "Jika terdapat celah, tentu akan membuat si pengemudi keracunan gas dari mesin tersebut," ujarnya.
Selanjutnya, pada pos 7 diuji kapasitas bahan bakar. Pada pos 8 diuji kelistrikan kendaraan. Pada pos 9 diuji suara mesin dan suara klakson. Pada pos 10 diuji sudut kelok kendaraan. "Jika mobil sudah lulus di keseluruhan pos, maka di pos terakhir nanti, yaitu pos 10 akan diberikan stempel kelayakan untuk mobil masuk ke arena balap," tutup Megi.
Komentar (0)