Sebagai salah satu rangkaian kegiatan Gelora Harmoni, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan acara Anugerah Perempuan UNP (APU) di Teater Tertutup Fakultas Bahasa dan Seni , Jumat (5/10).
Ketua pelaksana APU, Filma Handayani mengungkapkan bahwa APU merupakan salah satu program kerja Kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM UNP 2017/2018 dan perdana dilaksanakan BEM UNP pada tahun ini. Tujuannya untuk memberikan apresiasi pada perempuan-perempuan hebat UNP. "Serta memotivasi perempuan UNP untuk mampu jadi aktor perubahan," ungkapnya.
APU 2018 kali ini menghadirkan empat kategori penghargaan. Pertama, Perempuan Abdi Bangsa yang dimenangkan oleh Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia dan Daerah Tahun Masuk (TM) 2014, Elga Tarida, kedua, Perempuan Intelektual yang diraih oleh Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar TM 2017, Riska Putri Taupik, ketiga, Perempuan Aktivis yang dijuarai oleh Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia dan Daerah TM 2017 Dewi Sopia Darlis, dan keempat, Perempuan Prestatif yang dimenangkan oleh Mahasiswa Jurusan Matematika TM 2016, Rohadatul Aysi.
Semua pemenang tersebut sebelumnya melewati dua tahap proses penilaian terlebih dahulu. Tahap pertama adalah tahap penyeleksian berkas, lalu kemudian dilanjutkan dengan tahap wawancara. Pada proses ini dihadirkan tiga orang juri diantaranya adalah Dosen Jurusan Bimbingan dan Konseling, Frischa Meivilona, S.Pd., M.Pd., Dosen Jurusan Bahasa Inggris, Dinovia Fannil Kher, S.Pd., M.Pd., dan Menteri Pemberdayaan Perempuan BEM UNP, Restiana.
Lebih lanjut, Elga mengungkapkan sangat terharu dan bersyukur meraih penghargaan ini. "Semoga saya dapat menjadi lebih baik dan lebih peduli dengan penghargaan ini," ungkapanya.
Komentar (0)