Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumatera Barat (Sumbar) menyelenggarakan Workshop Menulis Kreatif di di Aula Perpustakaan Daerah, Kamis (13/9/18).
Acara yang dihadiri oleh Redaktur Majalah Horison Chairil Gibran Ramadhan, Sastrawan Sumbar Muhammad Subhan, Redaktur Koran Haluan Deni Mailizon, dan Kepala Bidang Perpustakaan Daerah Deviany ini bertujuan untuk mendorong budaya menulis dan mengingatkan pentingnya menulis dikalangan generasi muda.
Dalam penyampaian materi, Chairil mengutip sebuah kalimat yang bertuliskan Scripta manent, verba volan yang berarti apa yang ditulis akan abadi, apa yang diucap akan hilang. Dia menambahkan bahwa banyak orang minang menjadi penulis, maka dari itu kedepannya harus ditingkatkan lagi. "Sehingga tak jadi sejarah saja," ungkapnya.
Senada dengan Chairil, Subhan mengungkapkna bahwa menulis krestif perlu ditingkatan terutama pada generasi milenial. Mutu tulisan, kata Subhan, tidak dapat menjamin suatu karya laku di pasaran. Kebanyakan tulisan yang memiliki mutu yang bagus hanya menjadi pajangan di rak buku karena tidak laku. "Sebab penulis tidak memanfaatkan media sosial untuk promosi," jelasnya.
Kebanyakan pembaca, kata Subhan, lebih cepat up date dikarenakan adanya media sosial seperti Facebook, WhatApp, Line, Instagram, dan lainnya. "Berpotensi membantu penulis memperkenalkan karya mereka," ungkapnya.
Komentar (0)