Kamis malam (17/11) sekitar pukul 22.30 WIB, kebakaran terjadi di area gedung Fakultas Ilmu Pendidikan UNP. Peristiwa ini tidak memakan korban, namun api yang langsung membesar ini membakar habis ruangan yang menjadi pusat kegiatan FIP, seperti: Ruang Baca (Perpustakaan) FIP, Laboratorium Komputer, Laboratorium Testing Bimbingan dan Konseling, beberapa ruangan Himpunan Mahasiswa Jurusan, Laboratoium PAUD dan PLS, ruangan Tata Usaha dan arsip-arsip dosen. Sementara, gedung baru FIP mengalami kerusakan pada kaca-kaca gedung dan dinding-dinding bagian luar menjadi hitam karena asap dan panas api.
Menurut salah seorang pekerja bangunan FIP yang malam itu tengah duduk-duduk di daerah lokasi kebakaran, Sulistyo, melihat api berkobar dari ruang perpustakaan FIP. Ia menduga, kebakaran terjadi karena adanya kesalahan pada arus listrik di dalam ruangan baca utama mahasiswa tersebut. Ia beserta rekan-rekannya dan beberapa mahasiswa yang datang ke lokasi berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. "Pemadam kebakaran baru datang sekitar satu jam setelah api berkobar," jelasnya, Jumat (18/11). Ada 8 unit mobil pemadam kebakaran yang datang. Api berhasil dijinakkan sekitar satu setengah jam kemudian. Hingga siang ini, asap pun masih keluar dari puing-puing kebakaran.
Mengenai hal ini, dekan FIP, Prof. Dr. Firman, M.Pd, Kons ketika ditemui di ruang sidang FIP mengatakan FIP harus cepat berbenah. FIP tidak boleh hanyut dengan keadaan ini. Seluruh civitas akademika FIP hari ini tetap hadir dan beberapa ruangan kerja darurat juga telah disediakan guna menjalankan aktifitas seperti biasanya. "Kami berusaha supaya mulai senin depan seluruh kegiatan di FIP akan berjalan seperti biasanya," tegas Firman, Jumat (18/11). Ia juga mengatakan, bila keadaan mendesak, ruang sidang juga akan digunakan sebagai ruang kerja pegawai FIP. Untuk perkuliahan, hari ini (Jumat) tidak dilaksanakan karena masih banyaknya kaca pecah dan asap disekitar lokal kuliah. Jefri*
Komentar (1)