Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang diikuti oleh 1.433 pelajar yang berasal dari Sekolah Dasar, Sekolah Menegah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas dari berbagai provinsi resmi ditutup di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Jumat (6/7).
Mentri pendidikan dan kebudayaan Muhadjir Effendy, dalam sambutannya mengatakah bahwa tidak ada satupun negara di dunia ini yang maju dan mampu berkompetisi dengan tingkat keunggulan yang tinggi tanpa didukung dengan kemampuan di bidang sains. "Semakin kuat sains suatu negara peluang untuk unggul dari negara lain semakin besar, sebaliknya negara yang abai terhadap perkembangan sains maka sudah dipastikan negara tersebut tidak akan mampu berkompetisi," ungkapnya.
Lebih lanjut Effendy mengatakan bahwa kementrian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) harus mendidik sumber daya manusia sehingga menguasai teknologi, sains, dan sekaligus kreatif, karena teknologi tanpa disentuh dengan kreativitas maka akan mati. Atas dasar itu, OSN ini bukanlah kegiatan yang main-main, namun hal ini merupakan suatu kegiatan yang srategis untuk menyiapkan generasi Indonesia yang menguasai sains dan teknologi.
Komentar (0)