Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kembali menerapkan dua metode ujian yaitu Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Total jumlah peserta SBMPTN Lokal 17 Padang mencapai 42.316 peserta. Peserta yang mengikuti UTBC berjumlah 41.326 peserta dan menggunkan UTBK sebanyak 990 peserta..
Ujian UTBK kali ini hanya dilaksanakan di dua tempat yaitu Universitas Negeri Padang (UNP) dan Univeritas Andalas (Unand). Prof. Ganefri, Ph.D., menyatakan bahwa untuk minat peserta yang mendaftar melalui UTBK cukup banyak. "sekarang ini hanya dua universitas ini yang mendapatkan izin, karena 990 komputer yang digunakan sudah memenuhi syarat," ujarnya selepas monitoring ke Unand, Selasa (8/5).
Lebih lanjut Ganefri menerangkan, ke depan pelaksanaan ujian dapat menggunakan android. Saat ini pelaksanaan ujian berbasis android sedang di uji cobakan di Universitas Padjadjaran. "Nanti untuk android ini tidak semua handphone bisa, akan ada kriterianya. Dan yang akan ujian tetap berada di lokasi," ungkapnya.
Tak hanya ujian berbasis android yang baru di uji cobakan, dilansir dari laman resmi SBMPTN 2018, sistem penilaian ujian pun berbeda dengan tahun sebelumnya.
Metode penilaian ujian tertulis SBMPTN tahun 2017 dan tahun sebelumya dilakukan dengan menggunakan skor total dari jawaban peserta tes terhadap soal-soal tes yang diberikan. Peserta yang menjawab dengan benar akan mendapatkan skor 4, jawaban salah mendapatkan skor negatif (-1) dan tidak menjawab akan mendapatkan skor nol. Teori yang mendasari prosedur penyekoran ini adalah Teori Tes Klasik.
Pada tahun 2018 metode penilaian tes dilakukan dengan prosedur yang berbeda dengan menerapkan Teori Tes Modern yang dikenal dengan Teori Respons Butir. Tahap pertama, seluruh jawaban benar akan diberikan skor 1 point, dan skor 0 untuk yang tidak dijawab atau dikosongkan. Tahap dua, pendekatan Teori Response Butir akan dilakukan. Setiap soal yang benar akan dianalisis kembali karakteristinya dengan melihat tingkat kesulitan soal. Tahap tiga, karakteristik tiap soal yang didapatkan di tahap dua akan dipakai untuk menghitung skor peserta. Soal yang relatif sulit akan mendapat bobot yang lebih tinggi dibandingkan yang lain.
Pengumuman hasil seleksi SBMPTN dapat diakses pada laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id mulai tanggal 3 Juli 2018 pukul 17.00 WIB.
Komentar (0)