Ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bagi siswa lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA/sederajat) kembali digelar pada Selasa (8/5) untuk seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Salah satu tempat pelaksanaan ujian SBMPTN adalah di ruang kuliah Gedung Olahraga (GOR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP).
GOR merupakan sektor 19 Air Tawar I dan lokasi 05 dalam pelaksanaan kelompok ujian campuran SBMPTN yang memakai 6 kelas dan 4 kelas di ruang kuliah kolom renang FIK UNP.
Sebanyak 120 orang peserta mengikuti SBMPTN di GOR FIK UNP dengan setiap kelas terdiri dari 20 orang peserta. Ujian yang dimulai pada pukul 07.00 WIB tersebut masih diisi dengan peserta ujian yang datang terlambat.
"Tadi ada satu peserta ujian SBMPTN yang terlambat setengah jam, namun tetap diizinkan masuk karena peserta lain masih mengisi biodata," ujar Dr. Erizal Nurmai, M. Pd., Sekretaris Program SBMPTN FIK.
Selain itu, pada jam 8 lewat ada peserta ujian yang baru sampai di GOR. "Ada dua orang peserta ujian yang baru sampai jam 8 lewat, namun setelah dicarikan kelasnya ternyata mereka bukan peserta ujian di GOR, tapi di Labor," jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Epi (51), salah seorang orang tua peserta ujian SBMPTN mengatakan bahwa keterlambatan yang terjadi disebabkan oleh peserta sendiri. Bagaimana persiapan mereka untuk ujian, apalagi mengenai tempat. "Seharusnya sehari sebelum ujian, mereka sudah mencari kelas dimana mereka akan ujian, bukan malah hari H pontang panting cari kelas yang mengakibatkan keterlambatan," ungkapnya.
Komentar (0)