Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar acara Temu Penyair Asia Tenggara 2018 di Kota Padang Panjang, Kamis-Minggu (3-6/4).
Pada acara pembukaan di Auditorium Minangkabau Fantasi Padang Panjang, Kamis (3/4), Kepala Dinas Kepustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kota Padang Panjang, Alvi Sena, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa sastra telah lama berkembang di Kota Padang Panjang, namun seiring berjalannya waktu, minat generasi muda terhadap sastra kini sudah semakin menurun.
Melalui kedatangan penyair se-ASEAN ke Kota Padang Panjang ini, Kata Alvi, diharapkan dapat memotivasi masyarakat Kota Padang Panjang dengan melahirkan sastrawan-sastrawan muda.
Tidak hanya itu, Kota Padang Panjang diharapkan dapat menjadi motor penggerak sastra di Asia Tenggara. "Kota Padang Panjang diharapkan dapat menjadi rumah para sastrawan," harapnya.
Pada malam pembukaan ini, acara diramaikan dengan penampilan kesenian tradisional khas daerah Minangkabau, seperti tari pasambahan, tari piring, dan lainnya.
Acara ini dihadiri oleh 200 peserta yang lulus kurasi puisi dan 100 peserta undangan. Peserta berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti Makassar, Sulawesi utara, Bali dan lainnya, serta beberapa negara di Asia Tenggara, yaitu Thailand, Malaysia, dan Filiphina.
Komentar (0)