"Menjadi seorang pengusaha dibutuhkan semangat, pengetahuan dan pengalaman," ungkap Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ketika Peresmiaan Pembukaan Kegiatan Pendampingan Kewirausahaan Mahasiswa PTN/PTS se-Sumatra Barat (Sumbar) Tahun 2018 di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (2/5).
Lebih lanjut, JK mengajak mahasiswa yang hadir untuk berfikir bagaimana mempunyai karir yang tidak terbatas. Karena kebanyakan mahasiswa setelah tamat, lebih memilih menjadi Pegawai Negeri Sipil, yang peluang diterima sangat sedikit. Menurut JK orang minang sejak dulu dikenal dengan tiga hal yaitu, pengusaha yang sukses, pemuka agama dan para ilmuan "cadiak pandai". Ketiga keahlian ini bisa didapatkan melalui pendidikan. Namun sekarang ini terjadi kemunduran, suatu hal yang sangat penting untuk mengembalikan hal itu.
Ia juga mengatakan bahwa bersatunya perguruan tinggi di Sumbar menjadi upaya pengembalian kejayaan orang minang. Dengan semangat, pengetahuan dan pengalaman menjadi pegangan mahasiswa untuk memulai berwirausaha. "Jadilah pengusaha karena jadi pengusaha tidak ada batasan," ajaknya.
Pengusaha yang befikir kedepan dan selalu meningkatkan inovasilah yang mampu bersaing. Menjadi pengusaha sama seperti berenang,memulai dari yang dipinggir-pinggir terlebih dahulu. "Yang paling penting mencoba dan memulai," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, pengetahuan kewirausahan dapat diperoleh dari tiga sumber yaitu, dari keluarga, profesional, dan diri sendiri. "Maka anda semua disini, andalah yang meneruskan tradisi orang minang. Baik pengusaha, pemikir ataupun alim ulama. Semangat itu perlu dikembangkan lagi",imbau JK.
Komentar (0)