Seseorang yang berada di dunia kepenulisan atau pers tidak boleh takut atau ragu-ragu dalam mengungkapkan sesuatu lewat tulisan. Hal ini diungkapkan Andika D Khagen selaku pemateri dalam Pelatihan Keterampilan Jurnalistik Tingkat Dasar (PKJTD) Surat Kabar Kampus Ganto Universitas Negeri Padang (UNP) di Ruang Senat Lantai II Rektorat Lama, Minggu (15/4).
Bertemakan "Melalui PKJTD Hasilkan Insan Pers Berkualitas", Andika menjelaskan materi tentang keredaksian yang merupakan elemen penting dalam lembaga pers. Ada beberapa struktur atau jabatan yang berada di dalam bidang keredaksian diantaranya yaitu pemimpin redaksi, wakil pemimpin redaksi, redaktur pelaksana, koordinator liputan, reporter dan lainnya. "Meski begitu, semua yang berada dalam struktur tersebut merupakan reporter," ujarnya.
Ia menjelaskan, seorang reporter harus mengetahui etik, hukum, dan penguasaan bahasa yang digunakan. Lebih dari itu, seorang pemimpin redaksi juga harus memiliki jaringan yang lebih luas dari reporter atau bawahannya.
Reporter tidak bisa mengambil pendapat atau pernyataan dirinya sendiri, kata Andika, oleh karena itu diperlukan wawancara narasumber lain. Menurut Andika publik merupakan salah satu alasan wartawan hadir untuk menyampaikan aspirasi publik dengan cara menuliskannya.
Lebih lanjut Andika menambahkan pada tahun 1998 redaksi sudah menjadi tempat bisnis sehingga, mendorong munculnya devisi usaha untuk menyeimbangkan keadaaan dalam sebuah lembaga pers. Ia menambahkan, tiga hal terpenting dalam pengembangan suatu lembaga pers yaitu bagian redaksi, usaha, dan litbang. "Salah satu faktor kemajuan suatu lembaga pers dipengaruhi oleh bagian litbangnya," ungkapnya
Komentar (0)