Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) tidak disebabkan oleh hormon akan tetapi, oleh dua hal yang sama-sama dipicu faktor lingkungan. Pertama, adanya contoh LGBT di sekitar lingkungan. Kedua, tidak pernah melihat lawan jenis di lingkungannya sehingga mendorong LGBT itu untuk tumbuh.
Selain itu, juga disebabkan oleh pendidikan yang salah dari orangtua. Misalnya anak perempuan sejak kecil sudah diperlakukan seperti laki-laki. Hal itu disampaikan oleh Asdi Wirman, S. Pd. I., dalam acara Kajian Islam untuk Mahasiswa (KALSIUM) yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) di Musala FIP UNP, Kamis (22/3).
Dosen Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini UNP ini juga mengatakan bahwa LGBT bukan penyakit yang terbawa sejak lahir. Allah menciptakan manusia untuk berpasang-pasangan dan manusia diberikan fitrah untuk menyukai lawan jenis. Menelisik lebih dalam, masalah LGBT sudah ada pada zaman Nabi Lud yang tertuang dalam Al-Quran dan kaum LGBT tersebut dimusnahkan oleh Allah.
Asdi menambahkan, LGBT bisa menimbulkan kejahatan seperti kasus seorang homo yang membunuh pacarnya karena cemburu. Bahkan LGBT juga dapat menyebakan kematian pada pelakunya. "Menurut penelitian, sekitar 70% penyakit HIV adalah orang homoseksual," urainya.
Lebih lanjut, Asdi mengatakan bahwa manusia yang terlibat LGBT termasuk orang-orang yang merusak nilai-nilai keimanan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah LGBT adalah memperbanyak kegiatan positif seperti puasa sunah dan baca Al-Quran. "Kegiatan ini sama dengan merukiyah diri sendiri," jelasnya.
Komentar (0)