Dalam memperingati Bulan Bahasa tahun 2011, Balai Bahasa kota Padang mengadakan lomba debat Bahasa Indonesia antar mahasiswa se-kota Padang, Selasa-Rabu (18-19/10). Antusias mahasiswa se-Kota Padang terlihat pada acara dengan tema Ketertiban Berbahasa Mencerminkan Keteraturan Berpikir dan Bertindak ini, terbukti dengan keikutsertaan enam universitas yang ada di kota Padang yang mengirimkan perwakilannya. Unand mengirimkan satu regu, UNP mengirim tiga regu, STKIP PGRI mengirim dua regu, UBH mengirim dua regu, IAIN mengirim tiga regu, dan satu regu dari STBA Prayoga.
Dalam acara ini, ada beberapa aspek penilaian yang dinilai oleh juri. Aspek pertama adalah kebahasaan yakni ketepatan dalam mengunakan bahasa dan istilah kebahasaan. Kedua, aspek srategi debat yaitu kiat-kiat dalam memberikan argumen dan membantah gagasan pihak lawan, dan penilaian terakhir dilihat dari ketepatan argumen yang merupakan poin penting dalam tema yang diperdebatkan.
Debat ini disajikan dalam tiga babak. Pada babak pertama diberikan topik seputar pengetahuan umum. Babak kedua seputar masalah sosial dan babak terakhir dengan topik undang-undang kebahasaan. "Dengan adanya topik yang disediakan menjadikan mahasiswa lebih peka terhadap permasalahan yang terjadi," ungkap Kepala Balai Bahasa Kota Padang, Drs. Syamsahrul, M.M., di sela-sela sambutannya, Selasa (18/10).
Selaku dewan juri dalam perlombaan ini antara lain Hendra Makmur (wartawan Media Indonesia), Zulfadli, MA (dosen UNP), dan Leny Syarsyaria (dosen Unand). Hasil dari keputusan dewan juri membawa regu dari UNP menempati juara II dan III. Juara II ditempati oleh M. Ali Husein Fikri (Jurusan Sastra Indonesia TM 2008), Sulung Lahitani (pendidikan bahasa Indonesia TM 2007), Adhe Syaputra ( pendidikan bahasa Inggris TM 2009) Dan juara III diraih oleh Wisman (Pendidikan Bahasa Indonesia TM 2009), Alfad khuri (Sendratasik TM 2010), Yunisa Oktavia (Pendidikan Bahasa Indonesia TM 2008). Sedangkan juara I diraih oleh Asti Kumala beserta kawan-kawan dari UBH.
Lomba debat yang diadakan setiap bulan Oktober ini bertujuan untuk menumbuhkan minat dan sikap positif mahasiswa terhadap Bahasa Indonesia dan upaya dalam memasyarakatkan Bahasa Indonesia. "Diharapkan mahasiswa lebih mencintai Bahasa Indonesia, Ungkap Ketua Pelaksana, Benny Agustiawan (19/10). Azizah*
Komentar (0)