Mahasiswa Universitas Negeri Padang dihebohkan dengan aksi pengrebekan sepasang mahasiswa dari Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Padang (UNP) yang diduga telah melakukan tindakan asusila di gedung Shalter Fakultas Teknik lantai 3 oleh Satpam UNP, Kamis (22/2).
Salah seorang satpam UNP, Salim (bukan nama sebenarnya) mengatakan bahwa penangkapan tersebut terjadi setelah adanya laporan dari salah seorang penjaga kebersihan yang melihat kejanggalan yang terjadi di sekitar tempat tersebut. Ia mengatakan bahwa setelah penggrebekan itu, pelaku langsung diamankan di Posko Satpam UNP. Salim mengungkapan bahwa memang adanya tindakan "tegas" yang dilakukan kepada pelaku, namun hal tersebut dilakukan karena pelaku yang selalu mangganti pernyataan. "Tamparan itu sebenarnya sudah biasa dalam penyelidikan, lagi pula itu hanya dilakukan kepada laki-laki, tapi itu dilakukan oleh mantan satpam UNP" jawabnya.
Sekretaris Jurusan Teknik Otomotif, FT UNP, Dony Fernandez, mengungkapkan bahwa ia sengaja memindahkan pelaku dari Posko satpam ke kantor jurusan FT untuk mengurangi kepungan mahasiswa yang ingin mengetahui kejadian tersebut. Dony juga mengatakan, bahwa pelaku bukanlah anak yang memiliki kebutuhan khusus. "Dari yang saya lihat dia anak normal, Kalau tidak mana bisa dia sampai di semester ini," ujarnya.
Wakil Dekan I FT UNP, Dr. Sukardi, M. T, mengatakan bahwa pelaku yang melakukan tindakan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku, yaitu penskoran selama dua semester. Lebih lanjut Sukardi menjelaskan bahwa penskorsan tidaklah cukup bagi pelaku tindakan asusila tersebut, terlebih dari pihak wanita. Sukardi mengatakan bahwa seharusnya kedua pelaku dinikahkan untuk mencegah terjadinya hal tersebut kembali. "Ini merupakan salah satu tugas dari para aktivis kampus untuk mengingatkan agar tidak terjadi peristiwa tersebut,"ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak jurusan berusaha untuk menghubungi orang tua dari kedua pelaku. Sedangkan, kedua pelaku masih dalam tahap pengintrogasian terhadap perbuatan yang telah dilakukannya.
Komentar (0)