Tabayun merupakan hal lumrah yang dilakukan untuk mengelolah informasi. Begitulah menurut Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ilham Bintang yang disampaikan dalam Seminar Literasi Media yang diadakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Sumatra Barat bekerjasama dengan PWI di Hotel Pangeran Beach Padang, Jumat (26/1).
Pada acara memperingati Hari Pers Nasional ini, Ilham mengatakan bahwa tabayun adalah solusi paling tinggi untuk mengelolah informasi baik. Pasalnya, sudah dijelaskan dalam al quran surah Al Hujurat ayat 6. Tidak hanya itu, menurut Ilham dengan tabayun paling tidak bisa membendung sebagian dampak buruk dari gelombang informasi yang datang bergemuruh.
Selain itu, cara lain untuk mengelolah informasi adalah dengan mempertimbaangkan apakah hal yang diberitakan itu masuk akal. Masuk akal yang berarti kalimat-kalimat dalam informasi tersebut tidak ambigu dan mudah dimngerti.
Ilham mengungkapkan bahwa jangan menjadikan satu sumber sebagai pedoman, tetapi, tilik dari berbagai sumber. "Punya mata jangan seliat-liatnnya, punya telinga jangan sedengar-dengarnya," jelas Ilham yang merupakan Pemimpin Redaksi Tabloid Cek & Ricek.
Komentar (0)