Kepala Bidang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, Drs. Syofrizal, M.Pd., hadir sebagai pemateri pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi peraturan dan penilaian Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) atauCoachingMahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) Periode Januari-Juni 2018 di Auditorium UNP, Senin (8/1).
Syofrizal menyampaikan, menjadi seorang guru tidaklah mudah. Guru akan menjadi contoh oleh siswanya. "Guru akan diteladani, ditiru, dan dipedomani oleh siswa," ujarnya.
Lebih lanjut, Syofrizal mengatakan menjadi seorang guru PLK ada tahapan yang harus dikuasai. Di antaranya memahami karakter sekolah serta visi dan misi sekolah.
Setelah masuk ke sekolah tempat PLK, kata Syofrizal, mahasiswa PLK tidak bisa seenaknya dan semaunya berpenampilan, karena hal ini menjadi penilaian tersendiri bagi guru PLK tersebut.
Selain itu, mahasiswa PLK harus menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan warga sekolah dan warga di luar sekolah. Membangun komunikasi dan silaturahmi dengan pihak sekolah, baik ibu dan bapak guru, khususnya dengan siswa harus menggunakan bahasa yang santun. "Jangan hanya kenal dengan guru pamong saja, berbaurlah supaya tidak canggung," jelasnya.
Kemudian, seorang mahasiswa PLK harus siap dalam pembelajaran dan mengenali setiap prilaku siswa, menguasai materi-materi yang akan diajarkan, dan menguasi kelas secara keseluruhan.
Mahasiswa PLK tidak semata-mata untuk mengajarkan siswa, namun ada tugas tambahan dari sekolah seperti ditempatkan di perpustakaan, bagian administrasi, bagian piket, dan sebagainya. Hal ini bertujuan supaya mahasiswa PLK mengenali sekolah secar utuh dan meninggalkan sesuatu untuk sekolah tersebut.
"Ada masukan yang diberikan untuk sekolah serta harus terlibat dan melibatkan diri dalam kegiatan sekolah," jelasnya.
Komentar (0)