Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Indonesia (BASINDO) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatra Barat mengunjungi sekretariat Surat Kabar Kampus (SKK) Ganto, Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (13/12).
Kunjungan ini merupakan study media Mata Kuliah Praktek Jurnalistik, sekaligus membedah tugas majalah mahasiswa Prodi BASINDO STKIP PGRI oleh kru SKK Ganto UNP.
Dosen pengampu mata kuliah, Afrini Rahmi,M.Pd., mengatakan bahwa tujuan kunjungan ke SKK Ganto UNP ini untuk memperkenalkan kepada mahasiswa Prodi BASINDO STKIP PGRI proses sebuah media agar menghasilkan suatu karya.
"Berbagi pengalamanlah yang sudah lama dengan yang baru belajar dunia jurnalistik, terlebih mengenai menghasilkan media cetak itu sendiri," ungkapnya.
Pemimpin Redaksi SKK Ganto UNP, Fakhrudin Arrazi, memperkenalkan kepada mahasiswa Prodi BASINDO STKIP PGRI, bahwa SKK Ganto UNP menggarap karya jurnalistik melalui media cetak dan online.
Media cetak tersebut adalah tabloid yang terbit dua bulan sekali, Ganto Dinding (Gading) yang disebar seminggu sekali, majalah yang digarap oleh anggota magang SKK Ganto UNP dalam setahun sekali, dan majalah khusus untuk acara-acara besar di UNP.
"Majalah khusus ini biasanya untuk acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru UNP atau acara besar UNP lainnya," jelasnya.
SKK Ganto UNP juga menggarap media online yaitu, Ganto online dan GantoTv. "Ganto online bisa dikunjungi di Ganto.co dan GantoTv di youtube," tambahnya.
Salah satu mahasiswa Prodi BASINDO STKIP PGRI, Jumita, menanyakan kenapa penerbitan tabloid SKK Ganto UNP hanya satu kali dalam dua bulan. "Kenapa tidak setiap hari, seperti media cetak kebanyakan," tanyanya.
Hal ini dijawab langsung oleh Pemimpin Umum SKK Ganto UNP, Ermiati Harahap. Ermi menjelaskan kru yang menggarap tabloid SKK Ganto memiliki kesibukan kuliah di samping organisasi. "Kenapa hanya terbit sekali dalam dua bulan, karena disini kami juga kuliah, berbeda dengan wartawan diluar sana yang memang hanya fokus untuk media cetak saja," jelasnya.
Komentar (0)