Mengusung tema "Millenial Beda dan Berkaya", Wakil Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial membuka acara Anti-Corruption Youth Camp (ACYC) 2017 di Ruang Serbaguna Pemerintahan Kota Bandung, Senin (4/12).
Dalam sambutannya Oded menyampaikan bahwa generasi millennial sebenarnya bisa berperan aktif dalam memberantas kasus korupsi di Indonesia. Dimana kasus-kasus tersebut sekarang seakan sudah dianggap biasa di masyarakat.
Generasi millenial bisa berperan dengan tool dan konten-konten kreatif untuk membawa masyarakat peduli lagi dengan kasus-kasus korupsi tersebut. Namun, yang perlu diingat menurut Oded adalah bagaimana generasi millenial memanfaatkan tool tersebut dengan baik.
Untuk memanfaatkan tool dan konten tersebut dengan baik, manusia punya dua potensi yakni pemikiran dan kemampuan yang diberikan oleh Allah SWT. "Jika hanya pemikiran yang bagus, tapi hati tidak, malahan akan terjadi korupsi yang lebih besar," ungkapnya.
Lebih lanjut Oded mengajak anak-anak muda untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa korupsi itu adalah sebuah ancaman, "Korupsi adalah ancaman terbesar, generasi muda millennial memiliki tanggungjawab memberantasnya demi kehidupan generasi penerus," ujarnya.
Ketua pelaksana ACYC, Ahmad Sujali juga berharap agar generasi muda millennial setelah acara ini mendapatkan wawasan tentang konten-konten dan mengembangkannya untuk upaya memberantas korupsi. "Saya harap setelah acara ini teman-teman bisa mendapat konten baru untuk mengembangkan kreativitasnya dalam menyampaikan pesan anti korupsi," pungkasnya.
Acara ACYC sendiri diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia bekerjasama dengan Jaringan Gusdurian, Ketjilbergerak, Kontras, LBH Jakarta, Flac, Pemantik, Youth Proactive, Unpas, Komedi dan Angkatan Perubahan.
Komentar (0)