Dengan tujuan mewadahi para penulis atau penyair dari kalangan mahasiswa, serta memberi apresiasi terhadap kreativitasan mahasiswa, Unit Kegiatan Kesenian (UKKes) Universitas Negeri Padang meluncurkan sebuah buku Antologi OASE Jilid II dengan judul " Keringnya Ladang Nurbaya," Sabtu (15/10) di ruang PKM UNP. Buku ini memuat 40 buah tulisan mahasiswa yang mulai dikumpulkan dari bulan Juli sampai pertengahan September 2011. "Di UNP banyak mahasiswa yang berbakat menulis yang memerlukan suatu wadah untuk menyalurkan karya. Untuk itu kami melakukan lomba ini," ujar Ketua Pelaksana, Muhammad Bunga Ashab.
Acara ini dihadiri oleh staf dari Rektorat UNP, Drs. Helmi Hasan, M.Pd., yang sangat berantusias mendukung peluncuran buku Antologi OASE Jilid II. Menurutnya kegiatan ini adalah wadah apik yang melahirkan perasaan hati dan pemikiran dalam bentuk puisi dan cerpen pagi para penulis dari kalangan mahasiswa. "Semoga penulis mahasiswa lebih semangat lagi ke depannya," tuturnya.
Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh Haris Efendi tahar dan Rusli Marzuki Saria selaku juri. Tak hanya itu sebelum pengumuman lima tulisan terbaik dari masing-masing kategori, Cerpen dan Puisi. 21 peserta yang hadirpun bisa berdikusi langsung tentang sastra.
Dari lima tulisan terbaik, salah satunya adalah Puisi dari Gebby Fadhila Sari, Kelopak Mentah Serunai Asa. Bagi Gebby lomba ini adalah lomba pertama yang ia ikuti, dan ini sebagai pembuktian diri. "Saya ingin membuat pembuktian diri, apakah tulisan yang saya tulis selama ini layak diterima atau tidak," ungkap mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia TM 2009. Adapun empat puisi terbaik lainnya adalah Nasib Pengemis oleh Wisman, Tak Butuh Judul Tak Ingin berlabel oleh Agusmanto, dan Nyanyian Anak Rantau dan Daun Sirih dua karya dari Nofriadi Putra.
Sedangkan lima cerpen terbaik adalah Keringnya Ladang Nurbaya oleh Adek Risma Dedees, Mozaik Julia oleh Agusmanto, Kalau Saja Ayah Tak Mebunuh Ibu oleh Ulil Amri, yan oleh Rahmi Septiari dan Jembatan oleh Nofriadi Putra. Aai, zolla
Komentar (0)