Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar orasi budaya bersama Rektor University Sultan Azian Shah Perak Malaysia, Tan Sri Prof. Dr. Nordin Kardi, Kamis (2/11).
Dalam mengangkat acara ini, FBS UNP bekerja sama dengan Ziarah Kesenian (ZK) Indonesia. Orasi budaya berlangsung di Teater Tertutup Mursal Esten.
Acara dibuka langsung oleh Dekan FBS UNP, Prof. Dr. Zaim, M.Hum.. Selain itu, acara juga dihadiri oleh mahasiswa dan dosen selingkungan UNP serta sastrawan Indonesia.
Dalam sambutannya, Zaim mengungkapkan bahwa budaya mencakup kehidupan dan kemaslahatan umat. Tetapi, saat ini, budaya dikerdilkan menjadi kesenian.
Budaya, kata Zaim, bersifat luas. Karena telah dikerdilkan, budaya pun hanya dimaknai sebagai suatu bentuk kesenian.
"Jadi, ketika orang berbicara masalah budaya, maka orang akan mengaitkannya dengan pariwisata, yaitu yang mempunyai nilai jual. Padahal, bukan seperti itu," ujarnya.
Orasi budaya ini bertujuan untuk memberi tahu kepada masyarakat bahwa budaya bukan hanya sekedar seni atau hiburan, tetapi kesenian dalam bentuk budaya yang utuh demi kemaslahatan.
Zain mengatakan bahwa tidak banyak perguruan tinggi yang fokus menggeluti bidang seni. UNP sendiri memiliki FBS yang fokus mengkaji budaya.
"Jadi, dengan kehadiran perguruan tinggi yang membahas dan mengkaji tentang seni budaya ini, ke depannya, kesenian ini betul-betul menjadi bagian dari upaya untuk mengembangkan kebudayaan Melayu, kebudayaan Indonesia, khususnya. Dan lebih khusus lagi, bagaimana kebudayaan Minangkabau kembali berjaya seperti pada masa-masa terdahulu dengan kejayaan yang berbeda," jelasnya.
Setelah berkunjung ke UNP, ZK juga akan ke Universitas Bung Hatta. Selain itu, ZK juga akan ke Bukittingi dan Pekan Baru.
Komentar (0)